Pahamilah Beberapa Jenis Sampah Dan Cara Mengelolanya

Sampah di muka bumi ini saat ini jumlahnya memang sudah sangat banyak sekali. Ratusan juta ton sampah yang dibuang ke dalam tempat sampah plastik besar mungkin bisa bertumpuk apabila semua sampah ditumpuk pada satu tempat.

Apabila sampah dibiarkan bertumpuk, ia tidak hanya dia seperti benda mati. Ia akan mengeluarkan zat berbahaya, beracun dalam bentuk macam – macam entah itu dalam bentuk cair, gas, bahkan padatan pun ada.

Yang paling bisa terasa langsung adalah zat gas yang baunya pasti sangat tidak enak bagi masyarakat yang tidak di sekitar lingkungan dimana sampah tersebut ditumpuk.

Selain itu juga, zat berbahaya dari sampah tersebut akan mencemari setiap lingkungan di sekitarnya. Tanah bisa jadi tidak akan menjadi subur, dan juga air disana bisa ikut tercemar mengandung zat berbahaya seperti merkuri, timbal, dll.

Kita harus tau minimal 2 jenis sampah yaitu sampah organik dan juga sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah alami yang berasal dari alam yang belum bercampur dengan zat apapun seperti buah yang membusuk, bekas sayuran rumah tangga, dedaunan kering yang jatuh, dsb.

Untuk sampah anorganik biasanya adalah sampah dari barang – barang buatan manusia seperti misalnya botol minuman, plastik kemasan makanan, kaleng bekas makanan dan minuman, botol shampo, dll.

Perbedaan yang harus kamu ketahui adalah bahwa sampah organik bisa membusuk jika dibiarkan terlalu lama. Namun untuk sampah anorganik, apabila sampah ini dibiarkan terlalu lama maka bukan membusuk yang terjadi, tapi malah mencemari lingkungan di sekitarnya.

Butuh ratusan tahun lebih agar sampah anorganik bisa benar – benar hancur oleh organisme. Selama belum hancur itu juga, maka sampah anorganik akan mengeluarkan zat berbahaya yang mencemari lingkungan di sekitarnya.

Makanya mengapa selalu ada anjuran untuk mengelola kembali sampah organik, karena memang sulit hancur seperti yang kami sebutkan di atas.

Nah apabila kita tidak ingin repot karena sampah , kita bisa menerapkan 3R yaitu Reduce ( mengurangi ) , Reuse ( menggunakan kembali ), Replace ( mengganti ).

Maka dari itu, sebaiknya kita turut andil untuk mengurangi sampah, dan menggunakan barang – barang yang bukan sekali pakai dan mengganti menggunakan barang – barang yang ramah lingkungan.